KONTROVERSI MENARA EIFFEL

KONTROVERSI MENARA EIFFEL

Dwi Wulan Ayuningtias

NIM : 0906564

Jurusan Pendidikan Bahasa Perancis I A

Perancis banyak memiliki arsitektur yang megah dan menarik. Pada tahun 1887-1889 seorang arsitek terkenal bernama Alexandre Gustave Eiffel merancang sebuah menara besi yang dibangun di Champ de Mars di tepi sungai Seine di Paris. Menara ini memiliki tinggi 325 m atau 1.063 kaki (termasuk antena setinggi 24 m atau 79 kaki) yang berfungsi sebagai menara observasi dan penyiaran radio. Namun pada awalnya, Struktur bangunan ini merupakan pintu masuk Exposition Universelle, Pameran Dunia yang merayakan seabad Revolusi Perancis.

Angin dapat menyebabkan menara ini bergoyang sebanyak 6-7 cm dan panas dapat menyebabkan puncak menara menjauh hingga 18 cm dari matahari. Sesuai dengan nama perancangnya akhirnya bangunan ini dikenal dengan nama Menara Eiffel (dalam bahasa perancis: Tour Eiffel). Menara Eiffel diresmikan tanggal 31 Maret 1889 dan memegang rekor bangunan tertinggi selama 40 tahun..

Keindahan dan kemegahan Menara Eiffel memberikan daya tarik tersendiri kepada para wisatawan asing yang sedang berada disekitar Paris untuk mengunjunginya. Karena memang menara eiffel merupakan ikon global Perancis dan salah satu struktur terkenal di dunia, yakni menjadi salah satu bangunan yang termasuk kedalam tujuh keajaiban dunia. Hal ini terbukti, dengan jumlah lebih dari 200.000.000 orang telah mengunjungi menara ini sejak pembangunannya tahun 1889 (termasuk 6.719.200 orang tahun 2006).

Namun dibalik keindahan dan kemegahannya, Menara Eiffel sangat kontroversial dan mendapat banyak kritikan dari masyarakat sekitar yang menyebutkan bahwa arsitektur tersebut hanya mengganggu pandangan mata saja, sehingga pada saat itu banyak surat kabar harian yang dipenuhi dengan surat kritikan dari komunitas seni di Paris. Salah satunya dimasukkan dalam penerbitan Kantor Penerbitan Pemerintah AS William Watson mengenai Pameran Universal Paris: salah satunya mengenai Arsitektur 1892. “Dan selama dua puluh tahun kita melihat, membentang ke seluruh kota, masih dijalani oleh orang-orang jenius berabad-abad, kita melihat bentangan seperti bayangan hitam dari kolom hitam yang dibangun dari lempengan besi berpaku.” Penandatangan surat ini meliputi Messonier, Gounod, Garnier, Gerome, Bougeureau, dan Dumas.

Selain itu, seorang penulis novel (Guy de Maupassant) yang membenci menara tersebut memiliki cerita sendiri saat jam makan siangnya, karena ia selalu makan siang di restaurant Menara setiap hari, alasannya itu adalah satu-satunya tempat di Paris dimana kita tidak bisa melihat Menara Eiffel. Dia menganggap bahwa bangunan tersebut sebagai bagian seni yang sangat mencolok.

Hal ini berbanding terbalik dengan pandangan orang indonesia pada umumnya terhadap menara eiffel. Kebanyakan orang berargumentasi positif terhadap bangunan mewah ini.

Sebelumnya Eiffel memiliki izin berdiri menara selama 20 tahun, yang berarti harus dibongkar tahun 1909, ketika kepemilikannya diserahkan kepada Kota Paris. Pemerintah Kota telah berencana meruntuhkannya (bagian dari peraturan kontes asli untuk merancang menara yang mudah diruntuhkan) tapi setelah menara ini terbukti mendatangkan untung dari segi komunikasi, menara ini dibiarkan berdiri setelah izin tersebut kadaluwarsa. Militer menggunakannya untuk mengatur taksi Paris di garis depan selama Pertempuran Marne Pertama, dan menjadi monumen kemenangan pertempuran itu.

According to Eiffel (1887)

“Now to what phenomenon did I give primary concern in designing the Tower? It was wind resistance. Well then! I hold that the curvature of the monument’s four outer edges, which is as mathematical calculation dictated it should be will give a great impression of strength and beauty, for it will reveal to the eyes of the observer the boldness of the design as a whole”.

Menurut Eiffel (1887)

“Sekarang untuk apa saya memberikan alasan utama perancangannya? Menara ini tahan angin. Baiklah! Saya menyatakan bahwa lengkungan empat sisi luar menara, sebagaimana perhitungan matematika akan memberikan pemandangan bagus terhadap kekuatan dan keindahan, dan memberikan kesan kepada siapapun yang melihatnya kecanggihan desain secara keseluruhan”.

Hal ini membuktikan bahwa Eiffel memiliki pemikiran yang matang dalam pembangunan menara ini meskipun ketika proses pembangunannya banyak orang terkejut dengan bentuknya yang menantang. Eiffel dikritik untuk desain ini dan dipaksa mencoba merancang sesuatu yang berseni, atau tak berseni dari sisi pandang manapun, tanpa keinginan membangun.

Selanjutnya, pada tanggal 10 September 1889, Thomas Edison mengunjungi menara. Ia menandatangani buku tamu dengan pesan berikut:

“Kepada Tn. Eiffel sang Insinyur sang pembangun berani Arsitektur modern besar dan asli dari seseorang yang memberikan penghargaan besar untuk semua Insinyur termasuk sang Insinyur Besar sang Bon Dieu, Thomas Edison.”

Disamping kritikan-kritikan yang ada, Eiffel juga mendapat penghargaan dari seorang ternama seperti Thomas Edison. Beliau menghargai karya dari seorang Gustave Eiffel yang bekerjasama dengan kurang lebih tiga ratus pekerja lainnya dalam membangun sebuah arsitektur modern .

Dari beberapa penilaian yang ada mengenai Menara Eiffel, bisa disimpulkan bahwa tujuan dari pembangunannya tidak semata-mata hanya untuk dilihat dari keberadaan serta struktur dari bangunan itu sendiri (yang selama ini selalu di pertanyakan oleh beberapa pihak), melainkan perlu ditinjau pula dari segi estetika, sejarah dan fungsinya (sebagai transmisi radio dan observasi). Hal ini yang menjadikan Menara Eiffel sebagai simbol dari negara Perancis.

REFERENSI

Watson,W.1892.”Civil Engineering, Public Works, and Architecture”.(online).      Tersedia: http://id.wikipedia.org/wiki/Menara_Eiffel (28 Oktober 2009).

Walter Mostyn (transliterator) 1906.

Dame,G.2007.”The Eiffel Tower: Paris”. Tersedia: france.com. (28 oktober 2009).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: