MUSEUM PERANCIS BAGI PENDIDIKAN

Dani Ramdhani

Nim :0908914

Pendidikan Bahasa Perancis

Pendidikan adalah usaha sadar dan berencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk menghadapi kehidupan yang akan datang.Manusia dalam melaksanakan fungsi-fungsi kehidupan tidak lepas dan tidak akan pernah lepas dari pendidikan,karena pendidikan berfungsi untuk meningkatkan kualitas baik individu maupun kelompok,baik mjasmani,rohani,spiritual materil maupun kematangan berpikir, dengan kata lain untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pendidikan Yang begitu amat penting bagi manusia apalagi para pelajar yang haus akan hal itu untuk masa depannya bisa mendapatkan pendidikan darimana saja,kapan saja dan dari siapa saja.Mulai dari hal yang berbentuk kecil seprti buku yang apabila kita rajin membacanya,kita akan dapat membuka jendela dunia yang tentu saja dapat meningkatkan kualitas pendidikan kita.Hingga hal yang sangat besar seperti contoh museum,diman didalamnya terdapat berbagai macam pendidikan yang sangat bermanfaat baik itu tentang sejarah dan kebudayaan tentang suatu wilayah negara. Di negara perancis banyak sekali terdapat museum-museum yang sangat dibanggakan oleh para warganya.Disetiap museum-museum tersebut memiliki ciri-ciri atau peninggalan sejarah yang bermacam-macam seperti museum seni,budaya,alat-alat perang dll. Musée de l’Armée merupakan sebuah museum di Les Invalides di Paris, Perancis. Sebenarnya dibangun sebagai sebuah rumah sakit dan rumah bagi tentara cacat oleh Louis XIV, sekarang merumahkan Makam Napoleon dan museum Angkatan Darat Perancis. Koleksi Museum mencakup periode waktu dari zaman perunggu hingga abad ke-20. Museum ini didirikan dengan nama Musée de l’artillerie (Museum Artileri – “artillerie” kemudian berarti segala sesuatu yang berkaitan dengan senjata), tahun 1871, setelah kekalahan pada Perang Perancis-Prusia dan proklamasi Republik Ketiga di Hôtel des Invalides. Bulan maret 1878, museum ini mengadakan “pameran etnografi”, yang memamerkan “jenis” utama dari Oseania, Amerika, Asia dan Afrika. Boneka yang mewakili orang-orang dari koloni Perancis, bersama senjata dan peralatan, adalah atraksi utama. Pameran ini, dibuat oleh kolonel Le Clerc, berusaha mendemonstrasikan teori evolusi unilineal, meletakkan orang Eropa di puncak sejarah manusia[1]. Bagian dari koleksi ini mulai dipindahkan ke Museum Etnografi Trocadéro tahun 1910 dan 1917; ruangan kolonial terakhir ditutup setelah Pameran Kolonial Paris 1931[1]. Semua koleksi dipindahkan setelah Perang Dunia Kedua [1]. Musée historique de l’Armée (Museum Sejarah Angkatan Darat) juga didirikan tahun 1896. Bergabung tahun 1905 dengan Musée de l’Artillerie yang membentuk Museum sekarang ini. Hari ini, museum tersebut memiliki 500.000 pulau, termasuk senjata, pertahanan, artileri, seragam, emblem dan lukisan, dipamerkan pada ruangan seluas 12,000 m². Koleksi permanennya dikelompokkan menjadi “koleksi bersejarah”, menjadikan suatu tur kronologis dari masa kuno hingga akhir Perang Dunia II Museum Guimet (Perancis: Musée national des Arts asiatiques-Guimet atau Musée Guimet) merupakan sebuah museum seni Asia yang terletak di 6, place d’Iéna di arondisemen ke-16 Paris, Perancis. Memiliki salah satu koleksi seni Asia terbesar di luar Asia. Museum ini pertama didirikan di Lyon tahun 1879 dan diberikan pada negara dan dipindahkan ke Paris tahun 1885, didirikan oleh Émile Étienne Guimet, seorang industrialis. Tertarik pada perjalanan, Guimet pada tahun 1876 ditugaskan menteri instruksi publik untuk mempelajari agama di Timur Jauh, dan museum ini memiliki banyak hasil dari ekspedisi tersebut, termasuk koleksi asli porselen Cina dan Jepang dan banyak benda yang berkaitan tidak hanya dengan agama Timur tapi juga Mesir Kuno, Yunani dan Roma. Salah satu sayapnya, Panthéon Bouddhique, menampilkan karya seni religius. Sejak Desember 2006 hingga April 2007, museum ini menerima koleksi dari Museum Kabul, dengan bagian arkeologi kota Ai-Khanoum di Yunani-Bactria, dan harta karun Tillia Tepe dari India-Scythia. Musée Arménien de France Musée Baccarat Musée d’Art Contemporain du Val-de-Marne Musée d’Art Juif Musée d’Art Naïf – Max Fourny Musée d’Art et d’Histoire du Judaïsme Musée de l’Assistance Publique – Hôpitaux de Paris Dari semua museum-museum tersebut kita dapat mengambil atau mendapatkan ilmu yang banyak untuk lebih meningkatkan lagi kualitas pendidikan kita mengenai sejarah, budaya, seni dll mengenai perancis.Hal ini teramat penting khususnya bagi kita mahasiswa Bahasa Perancis untuk lebih mengenal semua hal tentang negara perancis.

Referensi

http://id.wikipedia.org/wiki/Kategori:Museum_di_Perancis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: